Malam Markaz

Kamis malam jumat ini jam 13.30 saya berangkat ke Masjid Al Muttaqien, RS Paru-Paru

P_20170810_144610

Masjid Al Muttaqien, Ancol

Ancol untuk mengikuti malam pertemuan pekanan, mulai Ashar sampai dengan Isyraq. Bersama seorang teman kantor kami melaju ke sana, dengan sedikit kemacetan. Di sana teringat lagi kenangan masa lalu, tahun 1989 saya pertama ke sana. Kalau ada Ijtimak, mendaftar jadi petugas. Mengangkat tanah untuk menguruk tanah yang masih rendah dan penjadi petugas penyedia air untuk keperluan jamaah.

Sekarang sudah sedikit berubah. Kali samping masjid sudah tidak bau lagi. Tanahnya sudah tinggi, masjidnya lebih bagus, airnya tidak asin, ada pondok pesantren di depan masjid, lingkungan tidak terlihat lagi pemuda-pemuda yang minum khamer, dan nyamuknya tidak ada di waktu malam. Alhamdulillah.

Waktu Ashar terlihat kawan lama yang sudah tidak berjumpa, yaitu Maulana Hamdan Rasmi yang sekarang pindah di Pekan Baru, buat Pondok Pesantren Daarul Uluum dengan 600 lebih santri dan penanggung jawab dakwah di Pekan Baru. Rasa senang yang luar biasa, kami berkumpul, berbincang dengan apa yang bisa diperbualkan. Anaknya sudah 11, ada yang sedang nyantri di Magelang, tentang ibu yang sama-sama sudah tua, tentang keluarga untuk dilibatkan dalam dakwah. Adiknya Afdhal Rasmi kuliah di tempat yang sama tahun 1990 di Gunadarma Depok. Abangnya sudah pindah ke Pekan Baru dan menjadi dosen di LP3I Pekan Baru, Iparnya Awod Ismail yang dari Somalia dengan 11 anak yang penjadi penghafal-penghafal Al Quran. Keponakannya Zamzami yang sudah menjadi penceramah kondang di Pekan Baru, dan Isu perpecahan dalam dakwah.

Di hari itu juga bertemu dengan teman yang sama-sama keluar 40 hari pertama kali ke Kalimantan Selatan (Banjarmasin-Martapura-Pagatan), Ustadz Abdusy Syukur yang menjadi mimbar wala, Pak Mustafa Australi, Aminullah yang pernah menjadi Amir keluar 3 hari di daerah Plumpang-Semper, Irvan ‘Rotor’ Sembiring, dan Syura Indonesia Mufti Lutfi dan Ustadz Muslihuddin. Banyak lagi muka-muka yang sudah lama tidak bertemu.

Bayan Maghrib oleh Mufti Lutfi dan Bayan Subuh oleh Ustadz Muslihuddin. Pembacaan Kitab Hayatusshahabah oleh ustadz Pondok.

Direncanakan akan dibuat lagi pertemuan-pertemuan profesi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s