Efek Ada Taklim Di Rumah

Setahu saya di awal Islam, tidak ada satu sekolah, pesantren, atau Universitas Islam pun yang dibuat oleh Rasulullah saw. Namun dari rumah-rumah orang Islam -Para Sahabat r.a.-, terlahir para Ahli Ibadah, Huffadz, Ulama, bahkan pembela panji-panji Islam. Belum ada buku-buku Islam, kitab-kitab tebal yang kita jumpa saat ini. Setiap kali turun ayat. Rasulullah akan ajarkan ayat tersebut kepada para Sahabatnya hingga hafal. Rasulullah akan berpesan kepada mereka untuk menyampaikan ayat-ayat yang sudah dihafal itu kepada yang tidak hadir di majelis Nabi. Minimal mereka akan pulang ke rumah dan mengajarkan ayat-ayat Al Quran yang sudah mereka hafal kepada isteri dan anak-anak mereka.

Ketika mereka berada di majelis Nabi mereka mendengarkan dengan seksama sabda-sabda Beliau, dan ketika pulang hadits-hadits itu pun disampaikan kepada ahli keluarga mereka.

Berusaha ittiba’ kepada orang-orang sukses, kami pun mengadakan taklim di rumah. Dibacakan Firman Allah, Hadits Nabi, kisah-kisah para Nabi dan Sahabat, belajar baca Al Quran, adab, dan Fiqh ibadah. Duduk di sana semua anggota keluarga. Sepuluh menit sampai dengan setengah jam untuk menghindari kejenuhan, lama-lama tertanam di hati-hati kami.

Suatu hari Arif -Anak terkecil- bicara kepada uminya, “Umi, Arif sudah tidak sayang umi lagi!”. Umi tersentak dengan sedikit berubah raut wajahnya. Lalu Arif melanjutkan, “karena Arif cintanya hanya sama Allah.”

Ketika mengerjakan PR dari sekolah di rumah, ada pertanyaan: Siapa yang memberikan kehidupan kepada keluarga? Dengan spontan, Arif menjawab: “Allah”.

Wahai anakku kata-katamu itu lebih Abi sukai dari semua yang ada di dunia ini.

Kuberi kau nama Alarif Muhammad Ukasyah, dengan harapan semoga Allah menjadikanmu hamba-Nya yang sangat mengenal-Nya.

Kalau kita dapat Allah, maka dapat semuanya. Tapi jika kita kehilangan Allah, maka hilang semuanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s