Indah Tapi Berbahaya

Sekarang ini kembali ke zaman retorika. Kata-kata bohong bisa menjadi kebenaran, sedangkan kata-kata benar bisa dianggap kebohongan. Ada juga slogan-slogan yang terlihat manis tetapi berbahaya, baik dalam hal beragama, bermasyarakat, maupun beragama. Contoh kata-kata tersebut adalah :

1, Hadits itu banyak kelemahannya. Sumber yang otentik adalah Al Quran. Oleh karena itu ikutilah Al Quran dan tinggalkan Hadits.
2. Saya hanya berpegang dengan Al Quran dan Hadits Shahih. Terlihat bagus tapi menurut saya ini sangat berbahaya, karena dia akan meninggalkan semua hadits yang derajatnya dibawah Shahih, sehingga banyak hadits yang akan dia buang. Selanjutnya otoritas yang memberikan derajat hadits yang mereka ikuti adalah ulama khalaf yang hidup jauh dari zaman Rasulullah saw yang menjadi panutan mereka. Yang biasanya mempunyai madzhab aqidah dan fiqih tertentu.
3. Lebih baik Pemimpin Non Muslim Tapi tidak korupsi dibanding dengan Pemimpin Muslim yang korupsi. Ini adalah kalimat dengan statement terpimpin. Orang lain dibatasi dengan dua pilihan yang menggiring pendengarnya untuk menyetujui salah satu pilihan. Kalau mau fair maka pendengar diberi empat pilihan yang mungkin, yaitu :
a. Pemimpin Non Muslim Tidak Korupsi
b. Pemimpin Non Muslim Korupsi
c. Pemimpin Muslim Tidak Korupsi, dan
d. Pemimpin Muslim Korupsi
4. Suara Rakyat Suara Tuhan. Para politisi suka dengan kalimat ini. Kalau rakyatnya shalih semua bisa jadi suara ratyat adalah suara tuhan. Tapi kalau sebaliknya, rakyatnya adalah maling semua pasti suara rakyat suara maling.
5. Melaknat. Aliran Islam sering melaknat aliran lain yang berseberangan dengannya. Sedangkan Rasulullah sendiri bersabda bahwa dia diutus bukan untuk melaknat. Ada aliran Syiah yang melaknat Abu Bakar, Umar, Utsman para shahabat Nabi yang mulia. Mengaku ahli bait tapi melaknat dzuriyat Nabi yang garis nasabnya sampai ke Husain, Fatimah dan Ali, lalu ke Rasulullah. Tokoh Wahaby Indonesia seperti Yazid mengkafirkan Aliran Aqidah Asy’ariyyah, Maturidiyyah, Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabligh, Sufiyyah.
6. Kuburiyyuun. Ziarah kubur adalah Syirik, sesat, dan penghuni neraka. Padahal ini adalah sunnah dari Rasulullah saw. Sehingga muslimin dijauhkan dari sunnah ini. Kalau ada amaliyyah yang salah, maka sebaiknya kesalahan itu yang diperbaiki bukan sunnah ziarahnya yang dibuang. Ada indikasi jahat untuk menjauhkan umat dari atsar Rasulullah saw.
7. Semua agama sama. Kalau sama masuk Islam aja teman-teman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s