Kena Operasi Zebra Desember 2013

Tanggal 7 Desember 2013, hari Sabtu bertepatan dengan waktu kuliah. Pada kesempatan itu, pagi-pagi sekali saya berangkat dengan tujuan lebih dahulu mendatangi kediaman orang tua untuk menjenguk ibu di daerah Plumpang – Semper Jakarta Utara. Karena kuliah dimulai jam 10.00 maka sampai jam 09.30 saya bercengkrama dengan ibunda tercinta.

Operasi Zebra 2013

Operasi Zebra 2013

Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke daerah Senen. Ketika melewati lampu merah belok ke kanan tepatnya di seberang ITC Cempaka Mas, ternyata ada operasi Zebra yang dijalankan oleh kepolisian. Biasanya ketika ada razia saya tidak pernah terkena karena motor yang digunakan masih standard pabrik, memiliki SIM dan STNK, dan menggunakan jaket dan helm standard DOT (AGV Fullface) demi keselamatan pribadi di jalan.

Polisi yang bertugas terlihat tidak menyetop semua pengendara motor, ada yang dilewati ada yang distop. Saya kaget ketika seorang polisi menyetop motor saya dan menyuruh ke tepi jalan. Ohhh ternyata saya lupa menyalakan lampu depan di siang hari. Langsung saja polisi tersebut meminta saya menyalakan lampu. Emang lagi sial biasanya tiap berkendara saya selalu menyalakan lampu.

Pak Polisi kemudian menanyakan SIM dan STNK lalu mengecek keabsahan kedua surat tersebut dan menuliskan tilang untuk saya. Menuliskan jenis pelanggaran yang telah saya lakukan dengan menuliskan kode pelanggaran, memberitahu bahwa nanti saya harus mengikuti persidangan dan membayar denda sesuai keputusan sidang.

Pencatatan Kesalahan Pengendara Untuk Sidang

Pencatatan Kesalahan Pengendara Untuk Sidang

Wah celaka dua belas kalau harus melakukan semua itu. Saya bertanya kepada Pak Polisi, “Pak bisa gak kalo saya bayar di sini aja?” Waktu saya memikirkan jarak tempuh ke Pengadilan Jakarta Pusat, antriannya yang panjang, calo-calo pengadilan yang bertebaran, waktu yang harus terbuang, dan uang denda yang harus dibayarkan. Bisa lalu Pak Polisi melihatkan daftar denda yang tertera, ternyata tidak menyalakan lampu di siang hari harus membayar denda Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah). Saya pun menyatakan setuju untuk membayar denda dan memberikan uang dendanya, namun tedak menerima bukti bayarnya. Untung di dompet masih ada uang.

Daftar Pelanggaran dan Denda

Daftar Pelanggaran dan Denda

Seneng sekali kalo Indonesia bisa Tertib, Bersih, dan Nyaman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s