BANCI

Abdul Wahhab bin Abdil Hamid Tsaqafi rah.a. berkata, “Aku melihat satu jenazah yang diusung oleh tiga orang laki-laki dan satu orang wanita. Dalam pengusungan jenazah tersebut tidaj ada seorang pun yang mengiringi mereka. Aku pun berjalan bersama mereka dan menggantikan sisi yang diusung oleh wanita itu. Sesampainya dipemakaman, mereka mendoakan almarhum, lalu membaringkan jenazah di dalam kubur. Di pemakaman tersebut aku bertanya kepada mereka, “Jenazah siapakah ini?” Wanita itu berkata, “Ini adalah jenazah anakku.” Aku bertanya, “Apakah tidak ada laki-laki lain di kampung mu?” Ia berkata, “Banyak, tetapi mereka tidak mau menyertai jenazah anakku karena mereka menganggapnya hina.” Aku bertanya, “Apa yang menyebabkan mereka menganggapnya hina?” Ia berkata, “Ia adalah seorang mukhannits (laki-laki yang bertingkah laku seperti perempuan).” Aku sangat kasihan kepada wanita itu, kemudian aku membawanya ke rumahku, lalu aku berikan kepadanya dirham, pakaian, dan gandum.
Pada malam harinya, aku bermimpi melihat seorang yang tampan memakai baju putih yang sangat indah dating kepadaku, lalu aku bertanya, “Siapakah engkau?” Ia berkata, “Aku adalah mukhannits yang engkau kebumikan hari ini, aku telah mendapat rahmat dari Allah SWT karena mereka telah menganggapku hina.” (Ithaf)

3 pemikiran pada “BANCI

  1. assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

    Subhanallah, sungguh.. Maha Luas rahmat Allah SWT…

    oh iya Pak, Ithaf itu apa artinya ya? Lalu, bolehkah saya kopi paste tulisan di atas? syukron jazakallah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s