Feeds:
Tulisan
Komentar

Kisah Si Ikan Paus

Pernahkan anda bertanya-tanya bagaimana pelatih ikan paus dan lumba-lumba di Sea World bisa membuat ‘Shamu’, paus seberat Sembilan ton itu dapat melompat setinggi 7 meter keluar dari air dan memperagakan berbagai permainan? Mereka membuat si paus melompati lingkaran tali begitu tingginya dari permukaan air, jarak yang tak terbayangkan oleh kita. Ini benar-benar TANTANGAN BESAR –sebesar tantangan yang anda hadapi sebagai orang tua, pelatih, karyawan, atau manajer.

Dapatkah anda membayangkan cara khas Amerika yang dilakukan oleh para manajer bila harus menangani situasi seperti itu?
Lanjut Baca »

Bank Garmeen dimulai dengan isi dompet seorang lelaki, Dr. Muhammad Yunus. Sejarahnya dimulai pada tahun 1972; pada tahun itulah Banglades memenangkan perang kemerdekaannya melawan Pakistan. Dr. Yunus baru saja menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Vanderbilt di Amerika Serikat dan mengajar di sebuah College di Tennessee. Dia ditawari jabatan di Jurusan Ekonomi, Universitas Chittagong, di Banglades Tenggara.
Lanjut Baca »

Tauhid Rububiyyah.

Mari kita mulai dengan pembahasan singkat tauhid rububiyyah, yang menjelaskan kata ar-Rabb dengan arti Pencipta, hal ini sangat jauh dari apa yang dimaksud oleh Al-Qur’an. Sebenarnya arti kata ar-Rabb didalam bahasa dan didalam Al-Qur’an al-Karim tidak keluar dari arti “ Yang memiliki urusan pengelolaan dan pengaturan”. Makna umum ini sejalan dengan berbagai macam ekstensi (mishdaq)-nya, seperti pendidikan, perbaikan, kekuasaan, dan kepemilikan. Akan tetapi, kita tidak bisa menerapkan kata ar-Rabb kepada arti Penciptaan, sebagaimana yang dikatakan oleh golongan Wahabi/Salafi. Untuk membuktikan secara jelas kesalahan ini, marilah kita merenungkan ayat-ayat berikut ini, supaya kita dapat menyingkap arti kata ar-Rabb yang terdapat didalam Aal-Qur’an:
Surat Al Baqarah (2) : 21: “Wahai manusia, sembahlah Rabb-mu yang telah menciptakanmu.”
Dalam surat Al Anbiyaa (21) : 56: “Sebenarnya Rabb kamu ialah Rabb langit dan bumi yang telah menciptakannya “.
Lanjut Baca »

BANCI

Abdul Wahhab bin Abdil Hamid Tsaqafi rah.a. berkata, “Aku melihat satu jenazah yang diusung oleh tiga orang laki-laki dan satu orang wanita. Dalam pengusungan jenazah tersebut tidaj ada seorang pun yang mengiringi mereka. Aku pun berjalan bersama mereka dan menggantikan sisi yang diusung oleh wanita itu. Sesampainya dipemakaman, mereka mendoakan almarhum, lalu membaringkan jenazah di dalam kubur. Di pemakaman tersebut aku bertanya kepada mereka, “Jenazah siapakah ini?” Wanita itu berkata, “Ini adalah jenazah anakku.” Aku bertanya, “Apakah tidak ada laki-laki lain di kampung mu?” Ia berkata, “Banyak, tetapi mereka tidak mau menyertai jenazah anakku karena mereka menganggapnya hina.” Aku bertanya, “Apa yang menyebabkan mereka menganggapnya hina?” Ia berkata, “Ia adalah seorang mukhannits (laki-laki yang bertingkah laku seperti perempuan).” Aku sangat kasihan kepada wanita itu, kemudian aku membawanya ke rumahku, lalu aku berikan kepadanya dirham, pakaian, dan gandum.
Pada malam harinya, aku bermimpi melihat seorang yang tampan memakai baju putih yang sangat indah dating kepadaku, lalu aku bertanya, “Siapakah engkau?” Ia berkata, “Aku adalah mukhannits yang engkau kebumikan hari ini, aku telah mendapat rahmat dari Allah SWT karena mereka telah menganggapku hina.” (Ithaf)

Harun Ar Rasyid mempunyai seorang anak laki-laki yang berumur sekitar 16 tahun. Ia banyak duduk di majlis orang-orang zuhud dan wara’. Ia juga sering berziarah ke pemakaman. Ketika sampai di pemakaman, ia berkata, “Ada masanya kalian tinggal di dunia ini dan sebagai tuannya. Akan tetapi ternyata dunia tidak melindungi kalian sehingga kalian sampai ke dalam kubur. Seandainya aku mengetahui apa yang menimpa kalian sekarang ini, tentu aku ingin mengetahui apa yang kalian katakana dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan kepada kalian. Kemudian ia membaca syair ini:
Lanjut Baca »

Bapak

Bismillahir Rahmanir Rahiim.

Sebelumnya saya meminta maaf kepada sahabat saya Munawar Aziz, karena tidak sempat bertakziah pada hari wafatnya Ayahanda Beliau. Sebagai gantinya saya upload tulisan Beliau mengenang Bapak Tercinta….

Bapak

(Sebuah Tauladan dari Bapak)

“Kullu Nafsin Zaaikatul Maut”… Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Sebuah kalimat yang diucapkan ayah dalam keheningan diskusi… kami tidak pernah menyangka bahwa itu pesan terakhir dari seorang yang begitu saya kagumi. Dua hari kemudian beliau menghembuskan nafasnya untuk terakhir kali di kamarnya tanpa merepotkan dan mengganggu siapa pun pukul 04.30 WIB menjelang Adzan Subuh pada tanggal 22 July 2009 di usia 71 tahun.

Dalam keadaan lumpuh akibat 3 kali stroke dan sudah 2 kali operasi Jantung, Katarak, dan Hernia yang dialaminya selama 5 tahun, Bapak tidak pernah berputus asa, terus bersemangat menjalani hidupnya, bahkan terus berusaha berobat kesana kemari. Bapak masih berusaha jalan kaki sendiri dari kamarnya ke ruang tamu untuk makan dan menemui siapa pun yang menjenguk. Itu dia lakukan karena untuk menghormati dan menghargai tamu yang datang. Bahkan Bapak ditengah keterbatasan gerak dan penglihatannya, dia masih makan sendiri dengan kedua tangannya (tanpa di suap). Subhanallah…

Lanjut Baca »

Mutiara Kata

Tolong Menolong

Saling menolong merupakan perbuatan terpuji
Perumpamaan dua orang saudara ibarat dua tangan yang saling membersihkan satu sama lainnya

Karakter / Kepribadian

Perjalanan hidup akan menunjukkan karakter pribadi seseorang.
Dan, tidaklah seseorang itu akan eksis (dipandang), kecuali dari bagaimana ia mengolah dirinya sendiri.
Manusia terbagi dalam empat golongan :
1. Orang yang mengerti dan mengerti bahwa ia mengerti, itulah orang pandai,maka ikutilah dia.
2. Orang yang mengerti tapi tidak mengerti bahwa ia mengerti,itulah orang yang lalai,maka peringatilah ia.
3. Orang yang tidak mengerti dan ia mengerti bahwa ia tidak mengerti,itulah orang yang sadar diri, maka ajarkanlah ia.
4. Orang yang tidak mengerti dan tidak mengerti bahwa ia tidak mengerti, itulah orang yang bodoh, maka tinggalkanlah ia.

Sesuatu yang paling disukai oleh manusia adalah yang dilarang baginya.
Manusia adalah pengikut bagi siapa yang menang.
Kebanggaan seseorang dengan kelebihan (diri)-nya, lebih utama dari pada kebanggaan seseorang dengan asal keturunannya.
Dalam wajah seseorang terdapat kesaksian dari sebuah kabar.
(Wajah seseorang dapat menunjukkan watak, perilaku, dan karakternya).
Siapa yang mencintai sesuatu, ia akan banyak mengingatnya.
Janganlah engkau (berlaku) terlalu manis maka engkau akan ditelan, dan jangan pula terlalu pahit karena akan dibuang.
Nilai seseorang itu sebesar kebaikan yang diperbuatnya.
Orang dari keturunan mulia tentu akan dermawan (sifatnya) dan berbuat sesuai dengan keturunannya.
Bahaya dari sebuah peri kemanusiaan adalah ingkar janji.
Kemerdekaan (seseorang) tetaplah sebuah kemerdekaan, walaupun ia ditimpa kesusahan/kemelaratan.
Barang siapa yang banyak kebaikannya banyak pula sahabatnya.

Waktu

Waktu itu lebih berharga dari pada emas.
Janganlah kamu menunda pekerjaanmu hingga esok, selama kamu sanggup mengerjakannya hari ini.
Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.
Akan datang setiap hari esok dengan apa yang ada di dalamnya.
Segala sesuatu yang akan datang adalah dekat.
Waktu subuh itu sangat jelas bagi orang yang mempunyai mata.
(Terbitnya fajar setelah berlalunya malam – guna menunaikan ibadah kepada Allah SWT – merupakan sesuatu yang harus dijaga oleh setiap orang yang sehat dan normal tanpa udzur).
Perputaran (masa) hal yang batil hanya sesaat saja, tetapi perputaran (masa) hal yang haq (kebenaran) adalah hingga tibanya hari kiamat.
Waktu itu bagaikan pedang, jika tidak kau potong maka ia (waktu) akan memotongmu.
Hari-hari dalam kesenangan itu pendek waktunya. (Maka, senantiasa bersiaplah menghadapi segala bentuk kesukaran).

Lanjut Baca »

Menanggapi banyaknya permintaan pembaca tentang sejarah berdirinya Wahabi maka kami berusaha memenuhi permintaan itu sesuai dengan asal usul dan sejarah perkembangannya semaksimal mungkin berdasarkan berbagai sumber dan rujukan kitab-kitab yang dapat
dipertanggung-jawabkan, diantaranya, Fitnatul Wahabiyah karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan I’tirofatul Jasus AI-Injizy pengakuan Mr. Hempher, Daulah Utsmaniyah dan Khulashatul Kalam karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, dan lain-lain.

Lanjut Baca »

Albani mendloifkan sejumlah hadits Imam Bukhori dan Muslim

Oleh : Syeikh Muhammad Ibn Ali Hasan As-Saqqof

Dalam kitab “Sharh al-Aqeedah at-Tahaweeah, hal. 27-28 (edisi kedelapan, Maktab al-Islami) oleh Syeikh Ibn Abi Al-Izz al-Hanafi (Rahimahullah), Albani berkata bahwa hadis apapun yang datang dari koleksi Imam Bukhori dan Imam Muslim adalah Shohih, bukan karena ia diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, tetapi karena pada faktanya hadis-hadis ini memang shohih. Akan tetapi kemudian ia melakukan sesuatu yang bertentangan apa yang ia katakan sebelumnya, setelah ia mendhoifkan sejumlah besar hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan imam Muslim !? Baik, marilah sekarang kita melihat bukti-buktinya : SELEKSI TERJEMAHAN DARI JILID II

Lanjut Baca »

            Hadits Dhaif adalah hadits yang lemah hukum sanad periwayatnya atau pada hukum matannya, mengenai beramal dengan hadits dhaif merupakan hal yang diperbolehkan oleh para Ulama Muhadditsin,

Hadits dhaif tak dapat dijadikan Hujjah atau dalil dalam suatu hukum, namun tak sepantasnya kita menafikan (meniadakan) hadits dhaif, karena hadits dhaif banyak pembagiannya.

Dan telah sepakat jumhur para ulama untuk menerapkan beberapa hukum dengan berlandaskan dengan hadits dhaif, sebagaimana Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah, menjadikan hukum bahwa bersentuhan kulit antara pria dan wanita dewasa tidak membatalkan wudhu, dengan berdalil pada hadits Aisyah ra bersama Rasul saw yang Rasul saw menyentuhnya dan lalu meneruskan shalat tanpa berwudhu, hadits ini dhaif, namun Imam Ahmad memakainya sebagai ketentuan hukum thaharah.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »